Tiga mahasiswa Telkom University bersama pengurus BUMDes Artha Cipta Pakutandang sedang memamerkan inovasi alat pemantau kualitas air berbasis sensor dan IoT bernama Tirnara

Uji Coba Alat Kualitas Air IoT Telkom di BUMDes Pakutandang

Alat kualitas air IoT Ringkasan Cepat (Key Takeaways):

  • Siapa: Mahasiswa Telkom University Bandung dan pengelola BUMDes Artha Cipta Pakutandang.
  • Apa: Uji coba inovasi alat pemantau kualitas air terintegrasi bernama “Tirnara” yang menggunakan teknologi sensor dan Internet of Things (IoT).
  • Bagaimana: Alat ini dapat memonitor kondisi air secara real-time dan datanya bisa diakses langsung melalui aplikasi smartphone (handphone).
  • Tujuan: Mendukung efisiensi dan modernisasi pengelolaan sumber daya air dan perikanan di lingkungan BUMDes.

PAKUTANDANG – Sinergi antara akademisi dan masyarakat desa kembali membuahkan hasil positif. BUMDes Artha Cipta Pakutandang menerima kunjungan kerja dari tim mahasiswa Universitas Telkom (Telkom University) Bandung pada sore hari ini. Kunjungan ini bukan sekadar observasi biasa, melainkan agenda uji coba inovasi teknologi tepat guna berupa alat pemantau kualitas air berbasis sensor dan Internet of Things (IoT) atau alat kualitas air IoT .

Inovasi yang dikembangkan oleh para mahasiswa beralmamater merah ini diharapkan mampu menjadi solusi cerdas bagi pengelolaan tambak atau bak penampungan air yang dikelola oleh BUMDes.

Mengusung Teknologi IoT untuk Kemajuan Desa

Dalam era digitalisasi, pemantauan kualitas air secara manual dinilai kurang efisien dan memakan banyak waktu. Menjawab tantangan tersebut, tiga orang mahasiswa Telkom University menciptakan sebuah purwarupa alat pengukur cerdas yang dilengkapi dengan sensor probe pembaca parameter air dan kotak panel kontrol (Tirnara).

Teknologi ini bekerja dengan cara mencelupkan sensor ke dalam kolam atau bak air. Data kualitas air yang ditangkap oleh sensor kemudian dikirimkan ke server berbasis cloud melalui jaringan internet (IoT).

“Alat ini dirancang agar masyarakat tidak perlu lagi mengecek kualitas air secara manual setiap saat. Semua indikator penting akan tercatat secara otomatis dan datanya dikirimkan langsung ke database,” ujar salah satu perwakilan tim mahasiswa saat mendemonstrasikan alat tersebut bersama pengurus BUMDes.

Keunggulan Monitoring via Aplikasi Handphone

Salah satu fitur paling revolusioner dari alat pemantau kualitas air buatan mahasiswa Telkom University ini adalah integrasinya dengan perangkat seluler. Pengurus BUMDes Artha Cipta Pakutandang kini dapat melakukan monitoring hanya melalui genggaman tangan.

Beberapa keunggulan dari inovasi ini antara lain:

  1. Pemantauan Real-Time: Kondisi air (seperti tingkat pH, suhu, dan kekeruhan) dapat dilihat detik itu juga.
  2. Notifikasi Cepat: Jika terjadi anomali pada kualitas air, aplikasi di handphone akan memberikan peringatan dini kepada pengelola.
  3. Efisiensi Waktu dan Tenaga: Mengurangi kebutuhan inspeksi fisik secara terus-menerus ke lokasi bak air.
  4. Berbasis Data: Membantu BUMDes mengambil keputusan pengelolaan air yang lebih presisi berdasarkan data historis yang tersimpan di aplikasi.

Kolaborasi Akademisi dan BUMDes Artha Cipta Pakutandang

Pihak BUMDes Artha Cipta Pakutandang menyambut sangat antusias kegiatan uji coba ini. Sinergi ini membuktikan bahwa program “Merdeka Belajar” tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga turun langsung memberikan impact (dampak) nyata ke masyarakat desa.

BUMDes Artha Cipta berharap alat inovatif ini dapat segera disempurnakan dan diimplementasikan secara permanen. Hal ini selaras dengan visi BUMDes untuk terus berinovasi dalam mengelola unit usahanya agar lebih produktif, efisien, dan melek teknologi.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu alat pemantau kualitas air IoT yang diuji coba di BUMDes Pakutandang? Alat pemantau kualitas air IoT adalah perangkat inovasi karya mahasiswa Telkom University yang menggunakan sensor untuk membaca kondisi air, kemudian mengirimkan datanya melalui internet agar dapat dipantau dari jarak jauh.

2. Siapa yang mengembangkan inovasi alat kualitas air ini? Alat ini dikembangkan oleh tim mahasiswa dari Telkom University (Universitas Telkom) Bandung sebagai bentuk implementasi teknologi tepat guna untuk masyarakat.

3. Bagaimana cara memonitor alat ini? Alat ini terhubung langsung dengan aplikasi smartphone (handphone), sehingga pengurus BUMDes Artha Cipta Pakutandang bisa melihat data kualitas air kapan saja dan di mana saja secara real-time.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *